OLEGYOHAN.COM — Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengikuti pelatihan dasar public speaking yang digelar di Omah Sedoyo pada Jumat (15/5/2026) sore. Kegiatan ini menekankan pentingnya kemampuan berbicara di depan publik untuk mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM.
Pelatihan menghadirkan narasumber Oleg Yohan, anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, yang memberikan materi terkait teknik dasar komunikasi publik. Kegiatan berlangsung di Omah Sedoyo, Yogyakarta, dan diikuti peserta dari berbagai latar belakang UMKM. “Public speaking adalah seni berbicara dengan publik menggunakan gaya bahasa dan kemampuan masing-masing individu,” ujar Oleg dalam pemaparannya.
Dalam sesi materi, Oleg menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum tidak terbatas pada individu dengan karakter ekstrover. Menurutnya, seseorang yang cenderung introver tetap dapat menguasai public speaking melalui latihan dan pemahaman teknik dasar. “Introvert tetap bisa menjadi pembicara yang baik karena ini soal keterampilan yang bisa dilatih,” katanya.
Ia menambahkan, salah satu kunci utama dalam public speaking adalah penguasaan materi dan kemampuan memahami audiens. Dengan mengenali latar belakang pendengar, penyampaian pesan dinilai dapat lebih efektif. “Ketika kita tahu siapa audiens kita, maka cara berbicara juga akan menyesuaikan,” ujarnya.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya artikulasi, intonasi, dan gestur dalam komunikasi. Oleg menekankan bahwa kejelasan penyampaian pesan menjadi faktor penting agar informasi dapat diterima dengan baik oleh audiens. “Artikulasi itu menyangkut kejelasan kata, jeda, dan intonasi. Ini sangat menentukan apakah pesan kita dipahami atau tidak,” tuturnya.
Dalam praktik langsung, sejumlah peserta diminta untuk tampil berbicara di depan forum. Salah satu peserta, Darini, mengaku awalnya merasa gugup saat diminta berbicara. Namun, ia mencoba menyampaikan pembukaan acara dengan percaya diri. “Ini baru pertama kali, masih grogi, tapi jadi pengalaman untuk belajar,” ujarnya.
Peserta lain, Via, juga menyampaikan kendala yang dihadapi saat berbicara di depan umum, terutama dalam menyusun kata dan mengatasi rasa gugup. Menanggapi hal tersebut, Oleg mendorong peserta untuk terus berlatih dan berani mencoba. “Tidak ada yang salah dalam proses belajar. Yang penting berani dulu,” katanya.
Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi mereka, baik dalam mempresentasikan produk maupun berinteraksi dengan pelanggan. Selain menambah keterampilan, pelatihan ini juga menjadi ruang bertemu dan berbagi pengalaman antar pelaku usaha, sehingga memperkuat jejaring dan kolaborasi di tingkat lokal.
