Kota Yogyakarta - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak cukup hanya mengandalkan cita rasa produk untuk mempertahankan pelanggan. Loyalitas konsumen justru dibangun melalui pengalaman, pelayanan, dan hubungan yang mampu mendorong pelanggan kembali melakukan pembelian atau repeat order. Pesan itu mengemuka dalam Pelatihan Entrepreneurship bertajuk "Pelangganmu Adalah Asetmu: Menciptakan Repeat Order dengan Canva AI" yang digelar di Omah Sedoyo, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang diikuti 42 pelaku UMKM tersebut menghadirkan Anggota DPRD Kota Yogyakarta Komisi B, Oleg Yohan, sebagai pemateri utama, didampingi Duta Canva Indonesia, Dista Sega, yang membawakan materi pemanfaatan Canva berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk pengembangan promosi digital UMKM.
![]() |
| Oleg Yohan menegaskan, rasa makanan hanya menarik pelanggan datang pertama kali. Pelayanan dan pengalaman terbaik membuat mereka kembali lagi. |
Dalam paparannya, Oleg Yohan menegaskan bahwa rasa makanan memang menjadi alasan pelanggan datang pertama kali, tetapi bukan faktor utama yang membuat mereka kembali. Menurutnya, pengalaman berbelanja dan pelayanan yang konsisten jauh lebih menentukan keberlangsungan usaha.
"Rasa yang enak membuat orang datang untuk pertama kali saja. Tetapi perasaan yang tepat membuat mereka tidak ingin pindah," kata Oleg Yohan.
Ia menjelaskan, pelanggan akan lebih mudah menjadi pelanggan tetap ketika pelaku usaha mampu menghadirkan suasana yang nyaman, mengingat nama maupun kebiasaan pelanggan, serta memberikan pelayanan yang konsisten. Menurutnya, pelanggan ingin dihargai sebagai individu, bukan sekadar nomor transaksi.
Selain itu, Oleg mengingatkan pelaku UMKM agar semakin responsif dalam melayani pelanggan, khususnya melalui kanal digital. Kecepatan merespons pesan maupun pesanan, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepuasan pelanggan di era pemasaran daring.
Oleg juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pelaku UMKM melalui Omah Sedoyo. Pendampingan tersebut tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dilanjutkan melalui wadah komunikasi agar pelaku usaha dapat berkonsultasi mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usahanya.
![]() |
| Krismatuningsih: Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM naik kelas, mandiri, dan siap bersaing melalui penguatan digitalisasi. |
Sementara itu, Krismatuningsih dari Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong UMKM menjadi usaha yang mandiri dan mampu bersaing. Menurutnya, penguasaan keterampilan digital, termasuk penggunaan Canva, menjadi salah satu aspek penting agar produk UMKM mampu menembus pasar yang lebih luas.
"Kami menginginkan UKM tidak hanya naik kelas, tetapi juga mandiri. Penguasaan soft skill, hard skill, dan digitalisasi menjadi bekal agar produk bisa berkembang dari pasar lokal menuju global," ujar Krismatuningsih.
![]() |
| Belajar Canva bersama Dista Sega, Duta Canva Indonesia. UMKM dibekali strategi membuat konten kreatif berbasis AI untuk memperkuat promosi digital. |
Setelah sesi motivasi dan strategi membangun loyalitas pelanggan, peserta mengikuti pelatihan pemanfaatan Canva bersama Dista Sega. Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali keterampilan membuat materi promosi visual berbasis AI sebagai bagian dari strategi memperkuat pemasaran digital, sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.



